Category Archives: Tak Berkategori

PETA PASAR GROSIR MAINAN UNTUK PEMULA

Untuk Anda yang baru mau memulai berdagang,ada banyak hal yang harus Anda ketahui.Salah satunya adalah dengan mengetahui jalur distribusi barang yang lebih pendek,karena semakin pendek jalur distribusi barang yang bisa Anda tembus semakin murah pula harga produk yang Anda dapatkan.

Pedagang mainan # foto antara

Pedagang mainan # foto antara


Kalau nggak salah menurut teorinya Robert Kiyosaki,keuntungan yang kita dapat itu bukan pada saat menjual tetapi pada saat membeli.Semakin baik harga yang kita dapat pada saat membeli akan memberi keuntungan yang lebih baik pada saat menjual.

Ini sedikit peta yang bisa Anda gunakan untuk mendapatkan barang dagangan dengan harga lebih kompetitif menurut yang saya ketahui;

#Untuk produk garmen.Anda bisa mendapatkanya di pasar Tanah abang,pasar Jatinegara,ITC Mangga Dua dan pasar Cipulir.Detilnya begini;

@Untuk busana Muslim.jilbab,mukena,baju koko,baju muslim anak biasanya lebih murah di “Pasar Tasik” yang hanya bisa Anda temui setiap hari Senin dan kamis yang berlokasi di Blok F2 lantai 5,di depan Stasiun Tanah Abang dan jalan menuju blok F serta di JaCC waduk melati.Tersedia juga di blok F1,F2,F3 serta di ruko-ruko blok F dengan harga yang lumayan murah atau bisa juga di blok A dan pasar Jatinegara.

@Untuk blus,rok dan atas bawah bisa Anda dapatkan di “Pasar Tasik”,blok F,Blok F1dan F2 serta blok A dan Metro Tanah Abang atau pasar Jatinegara.

@Untuk sarung dan sajadah bisa Anda dapatkan di ruko blok F,blok F,blok A dan ruko di AURI serta di pasar Jatinegara

@Khusus baju anak muslim bisa juga Anda dapatkan di Blok A lantai D/LG dan di blok F,untuk beberapa merek terkenal semisal Dannis ada di Ruko Blok F,Blok A lantai G dan B1 dekat Bank Mandiri

@Untuk baju dewasa (kemeja,kaos,celana,jaket,topi dll) dan anak yang umum bisa ditemukan di semua blok di tanah Abang termasuk Metro Tanah Abang,di Jatinegara juga banyak pilihan begitu juga di ITC Cipulir dan ITC Mangga Dua.

@Untuk baju cewek umum bisa Anda dapatkan di ITC Mangga Dua,serta hampir disemua blok di Tanah Abang ada,atau di pasar Jatinegara dan Cipulir

@Untuk batik menurut saya yang paling lengkap di Blok A Tanah Abang lantai 2,walaupun di Jatinegara,ruko AURI dan ITC Cempaka Mas juga ada.

@Untuk Under Wear bisa di dapatkan di Jatinegara serta di Tanah Abang blok A lantai 1 dan blok F

#Untuk produk Sepatu dan sandal,bisa Anda dapatkan di pasar Anyar Bogor dan pasar Jatinegara lantai 2.

#Untuk Produk Aksesoris,Anda bisa hunting di pasar Asemka serta pasar Jatinegara lantai Besement.Untuk Anda yang beli dalam jumlah besar,misalnya;membeli satu jenis produk sebanyak 1 gross (12 lusin) biasanya lebih murah bila membeli di Asemka terutama untuk produk Cina yang pasti lebih murah di Asemka karena kebanyakan yang punya toko adalah importir langsung.

#Untuk produk ATK,Anda bisa dapatkan di Asemka,Jatinegara serta ITC Mangga Dua

#Untuk mainan anak-anak,bisa Anda dapatkan di Asemka,pasar Inpres Senen,pasar Jatinegara dan pasar Gombrong

#Untuk produk jam tangan dan jam dinding bisa Anda dapatkan di pasar Inpres Senen serta di Asemka

#Untuk produk kaca mata bisa Anda dapatkan di Asemka dan pasar Senen

#Untuk renda,pita,benang dll bisa Anda dapatkan di ruko AURI Tanah Abang,ruko blok F serta beberapa kios di blok F2 dan blok A.Di pasar jatinegara lantai besement juga ada

#Untuk bahan kaos dll bisa Anda dapatkan di ruko AURI Tanah Abang,F2 lantai 4 atau di Bandung Jl. Otista.

#Untuk bahan kain bisa Anda dapatkan di Tanah Abang blok A lantai B2&1,pasar Cipadu atau di Bandung Jl.Tamim dan sekitarnya.

#Untuk produk pecah belah seperti tempat sabun,sapu,kursi plastik,gayung dan lain sebagainya bisa Anda dapatkan di Jatinegara dan Jembatan lima.

#Untuk perlengkapan dagang seperti patung kepala,gantungan baju dll bisa Anda dapatkan di Tanah Abang seperti di PD.Steel dan ada juga pasar Jatinegara tetapi untuk khusus display aksesoris lebih lengkap di Asemka.

Untuk saat ini,itulah yang saya ingat dan saya ketahui tentang tempat belanja grosir,bila ada yang salah tolong di ralat atau ditambahkan sesuai yang Anda ketahui.

Semoga bermanfaat.

Pasar Pagi Asemka

Pasar Pagi Asemka

Pasar Pagi Asemka

Bagi Anda yang gemar berburu beraneka macam perhiasan imitasi, aksesoris, aneka souvenir, mainan anak, alat tulis dan peralatan kosmetik. Semua itu tersedia di satu tempat di bilangan Glodok yang bernama Pasar Pagi Asemka, atau lebih akrab dengan sebutan Pasar Pagi Lama. Ya, Asemka adalah tempat pusat grosir terbesar di Jakarta dan bahkan terbesar di Indonesia.

Pasar pagi Asemka terletak tidak jauh dari stasiun kereta api Jakarta Kota atau nama lainnya stasiun Beos, dan juga halte bus Trans Jakarta Kota. Hal itu, membuatnya lumayan mudah dijangkau dengan berbagai kendaraan. Jika Anda memutuskan untuk naik bus Trans Jakarta, Anda bisa langsung menyebrang ke arah fly over Jembatan Lima yang kira-kira dapat ditempuh dengan berjalan kaki. Apalagi jika Anda memakai kendaraan pribadi, pasti lebih mudah mencapainya.
Setelah sampai di area ini, Anda bisa langsung menuju lantai paling bawah dari gedung karena disitulah Anda bisa menemukan berbagai macam aksesoris seperti gelang, kalung dan lain-lain. Sedangkan di lantai satu Anda bisa melihat-lihat berbagai mainan dan perlengkapan sekolah untuk anak-anak seperti tempat pensil, tempat makan, tempat minum, tas, buku, dan berbagai alat-alat tulis lainnya.

Bagi Anda yang sangat menggemari perhiasan dan aksesoris, pasti akan tergoda dengan indahnya pernak-pernik yang dijajakan dalam setiap langkah Anda. Aneka ragam kalung baik panjang maupun pendek tersedia dengan model yang sedang tren saat ini. Tidak ketinggalan juga gelang, bros, aneka jepit rambut (dari batu, kayu, perak, dan tembaga), siap menggoda Anda untuk memilikinya.

Selain pernak-pernik jadi, di Asemka juga banyak toko-toko yang menyediakan bahan mentah pembuat aneka perhiasan tersebut. Yang terpenting, harga yang ditawarkan di pasar ini jauh lebih murah ketimbang pusat perbelanjaan lainnya, hanya berkisar antara Rp 10.000-Rp 100.000. Bahkan, bisa lebih murah lagi jika Anda pintar melakukan penawaran. Dan untuk mendapatkan souvenir untuk pesta pernikahan, Anda dapat memperolehnya mulai dari harga Rp 500.

Sayangnya, di Pasar Asemka ini semua barang dijual secara grosir. Sebab rata-rata pembeli disini membeli barang untuk dijual kembali di toko miliknya. Jadi, memang lebih baik jika Anda berbelanja dalam jumlah besar agar mendapatkan harga yang murah. Kalau Anda tidak mau membeli secara grosiran bukan berarti Anda tidak dilayani, tetapi barang yang Anda inginkan berharga lebih mahal. Meski demikian, tetap saja harga harganya masih lebih murah dari pusat perbelanjaan lainnya.

Wisata Belanja

Pasar Pancoran Glodok

Pasar Pancoran Glodok

Jika Anda tidak ingin berbelanja, bukan berarti pasar pagi Asemka tidak layak untuk Anda kunjungi. Sebab, Anda juga dapat menikmati nuansa perkampungan Cina (Pecinan) di kawasan Petak Sembilan yang letaknya tepat di sebelah kiri pasar pagi Asemka. Disini terdapat Klenteng Petak Sembilan yang terkenal itu.

Selain itu, keindahan gedung-gedung tua peninggalan Belanda di kawasan ini, juga menarik untuk dikunjungi. Hanya saja, Anda harus siap dengan cuaca yang panas dan sumpek. Tips dari Pasarinfo “simpan lah barang berharga Anda di tempat yang aman, demi menghindari pencopetan.
Dahulu kala, banyak pedagang memenuhi ruas-ruas jalanan di gang ini, tetapi kini sebagian sudah alokasikan ditempat lain yaitu di basement ex-City Hotel. Meski demikian, kini di sepanjang gang masih banyak toko toko permanen yang menjual aneka bahan makanan chinese, bahan pelengkap menjahit (renda, kancing, benang), peralatan rumah tangga, hingga kain sprei dan gorden.

Selain itu, di gang ini juga banyak pedagang minuman es cincau hijau yang segar nan nikmat. Tidak ketinggalan penjual tape singkong yang kualitasnya bagus sekali. Nah, tape singkong ini kalo dibikin cake, akan menghasilkan cake yang tidak kalah dengan cake yang di jual-jual di toko kue kenamaan.

Daging kodok

Daging kodok

Bagi Anda penggemar daging kodok, Anda dapat menemukan penjual daging kodok untuk dikonsumsi yang siap santap disana. Untuk memperolehnya, Anda hanya tinggal berjalan kaki menelusuri jalan ke bagian belakang kawasan Petak Sembilan. Memang gangnya sempit karena sangat banyak pedagang menjajakan dagangannya disana terutama kodok.

Program Lahan Parkir

Saat ini Suku Dinas Tata Ruang Jakarta Barat juga telah mengusulkan pemusatan perparkiran yang rencana akan dipusatkan di areal pertokoan Asemka Pasar Pagi. Ya, pemusatan perparkiran di pertokoan Asemka ini sudah dikaji. Salah satunya, letak pertokoan Asemka Pasar Pagi sangat strategis sehingga harapan untuk menciptakan Kota Tua sebagai kawasan wisata jalan kaki bisa segera terwujud. (ahm-berbagai sumber)

Mencari mainan di Jakarta

Pasar Asemka

Pasar Asemka

Mainan anak-anak ini kelihatan berharga mahal, yang hanya dapat dibeli oleh kaum berduit dan gedongan. Padahal mainan ini berharga murah dan terjangkau oleh kocek kelas menengah ke bawah.

Di Jakarta terdapat beberapa tempat penjualan mainan anak-anak berharga miring. Diantaranya di Pasar Gembrong, Jakarta Timur.Berbagai jenis mainan anak-anak tersedia di tempat ini, asalkan mau sedikit capek keliling pasar dan berani menawar.

Pasar Gembrong terletak di sisi gerbang tol Pedati, Prumpung Jakarta Timur. Di tempat ini terdapat sekitar 50 kios penjual mainan anak-anak. Dari mulai yoyo, mobil balap, hingga boneka barbie.

Namun untuk berbelanja di Pasar Gembrong perlu pengorbanan. Harus rela masuk ke kios di gang sempit. Bila berpapasan, pengunjung pasti bersenggolan.

Sehingga tempat ini juga disebut sebagai pasar sengggol. Meski begitu, tempat ini merupakan surga berbelanja mainan anak-anak.

Mainan yang di mal dan toko ternama dijual dengan harga setengah jutaan, di tempat ini hanya dijual tidak sampai separonya, sekitar dua ratus ribuan saja. Replika mobil mewah ini misalnya, dihargai kurang dari seratus ribu rupiah.

Padahal di pusat perbelanjaan harganya bisa mencapai dua kali lipatnya. Begitu juga mobil-mobilan ini, hanya berharga 20 hingga 25 ribu rupiah saja. Padahal di toko ternama harganya bisa mencapai empat puluh ribu rupiah.

Pembeli di pasar ini tidak saja kalangan bawah. Namun juga kalangan menengah ke atas.

Salah satu mainan mahal, di pasar Gembrong

Salah satu mainan mahal, di pasar Gembrong

Seperti Fedi, warga Menteng Atas ini, pada hari libur sering meluangkan waktunya untuk membeli mainan untuk anak semata wayangnya di tempat ini.
Menurut Widya, seorang pedagang, salah satu mainan anak yang paling banyak dicari pembeli adalah boneka barbie. Mulai dari yang asli hingga tiruan yang namanya diplesetkan menjadi boneka betty, belly, atau benny.

Harga boneka berbie asli dijual seratus tiga puluh ribu rupiah. Sedangkan yang tiruan, ada yang hanya dihargai 15 ribu rupiah.

Ada juga mainan sederhana yang banyak dijual pedagang di depan sekolah. Seperti yoyo, pistol-pistolan, dan gasing, harganya berkisar seribu hingga empat ribu rupiah.

Pasar Gembrong menjadi pusat penjualan mainan anak-anak sejak krisis moneter tahun 1998 silam. Saat itu, pedagang mulai membuka kios dan berdagang mainan anak-anak di tempat ini.

Karena pembelinya banyak, tempat ini berkembang menjadi pasar grosir mainan anak-anak.

Pembeli yang berbelanja ke pasar ini tidak hanya berasal dari sekitar Jakarta, tetapi juga dari daerah lain, seperti dari Cirebon, Tegal, dan Bandung.
Selain di Pasar Gembrong, mainan anak-anak berharga murah juga dapat dibeli di pasar pagi, di kawasan Asemka, Jakarta Barat.

Tempat ini memang sudah lama dikenal sebagai pusat grosir mainan anak-anak. Namun para pembeli di tempat ini umumnya pedagang yang membeli dalam partai besar atau grosiran. Selain mainan anak-anak, di tempat ini juga dijual kembang api.

Masa kanak-kanak adalah masa bermain. Para orang tua harus pandai-pandai memilih mainan yang sesuai untuk anaknya. Untuk membelinya tinggal disesuaikan dengan kemampuan.

Bagi yang berkantong tebal dan tidak ingin berkeringat bisa membeli di mall atau toko mainan anak terkenal.

Namun bila ingin mendapatkan mainan berharga murah, dapat datang ke Pasar Gembrong atau Pasar Pagi Asemka. Namun harus rela berkeringat dan berani menawar.

Pasar Mainan Domestik Delum Tergarap Optimal

Pasar mainan anak belum digarap secara optimal oleh para industri mainan di Indonesia, meskipun permintaannya tumbuh cukup pesat seiring dengan meningkatnya populasi anak-anak, sehingga pasar tersebut diisi oleh produk impor dari China.
Hal itu mengemuka dalam pemaparan rencana pameran Jakarta International Toys & Games Fair 2008 yang dihadiri Kepala Balai Besar Pelatihan Usaha Badan Pengembangan Ekspor Nasional (BPEN), Bambang Mulyatno, Wakil Sekjen Asosiasi Industri Mainan Indonesia (APMI) Riza Ambadar, dan Ketua Asosiasi Penggiat Mainan Edukatif Tradisional Indonesia (APMETI) Dhanang Sasongko, di Jakarta, Rabu.

Wakil Sekjen APMI Riza Ambadar mengakui 14 perusahaan industri mainan anak skala menengah dan besar yang menjadi anggota APMI, sebagian besar berorientasi pasar ekspor, dibandingkan pasar domestik.

“Sebagian besar industri mainan di dalam negeri dipasok untuk memenuhi pesanan dari merek terkenal di luar negeri,” katanya.

Apalagi, lanjut dia, dengan terkuaknya minimnya standar keamanan dan kesehatan mainan buatan China membuat sejumlah pemegang merek mainan anak mulai mengalihkan pesanannya ke industri mainan di Indonesia.

“Angkanya saya belum tahu persis, tapi pastinya ekspor mainan anak akan meningkat,” kata Riza yang memperkirakan total ekspor mainan anak dari anggotanya mencapai sekitar US$160 juta pada 2007.

Menurut dia, dalam keadaan normal ekspor mainan anak dari Indonesia terus meningkat dengan pertumbuhan rata-rata sekitar 10-15%. “Tahun 2008 pertumbuhan ekspornya bisa mencapai 15%,” katanya.

Diakui Kepala Balai Besar Pelatihan Usaha BPEN Bambang Mulyatno, peluang pasar mainan anak di dunia terus meningkat, tidak hanya di negara maju tapi juga di negara berkembang. Industri mainan nasional sebenarnya bisa bersaing tergantung pasar yang dibidik.

“Ada negara yang menerapkan standar keamanan yang ketat seperti negara maju, tapi ada juga yang tidak terlalu ketat seperti di Asia dan Afrika,” katanya.

Sementara itu Ketua APMETI Dhanang Sasongko mengatakan pasar mainan anak di Indonesia sudah terlanjur dikuasai produk impor dari China, yang harganya sangat murah dibandingkan produksi lokal.

“Produk mainan impor dari China menguasai sekitar tiga kali lipat produksi mainan kami yang setiap bulan mencapai sekitar 7.000 mainan per bulan,” katanya.

Ia mengatakan jika harga mainan buatan lokal seperti yang dibuat anggota APMETI sekitar Rp40 ribu – Rp60 ribu per mainan berbasis kayu, maka mainan impor dari China harganya bisa di bawah Rp10 ribu per mainan.

“Serbuan produk mainan dari China membuat industri mainan anak di dalam negeri sulit bersaing,” ujarnya.

Menurut dia, produk mainan asal China bisa lebih murah karena mengabaikan standar mutu dan keamanan, yang terbukti dari temuan salah satu lembaga uji, bahwa mobil-mobilan buatan China mengandung kadar timbal yang tinggi sekitar 353 miligram, jauh di atas standar yang diijinkan yaitu 90 mili.

Oleh karena itu, ia berharap pemerintah cq Departemen Perdagangan segera membuat Standar Nasional Indonesia (SNI) agar produk mainan yang beredar di Indonesia memenuhi standar mutu dan keamanan bagi anak-anak, di samping melindungi industri dalam negeri yang telah membuat mainan sesuai standar keamanan.

Terkait dengan potensi pasar dan industri mainan lokal maupun internasional, PT Mediatama Binakreasi ingin mempertemukan para produsen, pengguna, pengembang teknologi, serta pembuat kebijakan dalam pameran mainan internasional di Balai Sidang Jakarta pada 7-10 Agustus 2008.

Pusat Grosir Mainan Anak-anak di Trotoar Kota Jakarta

Bocah-bocah di pinggiran Jakarta dari keluarga menengah ke bawah kini dapat memiliki mainan seperti bocah gedongan dengan berbelanja mainan secara grosir di Pasar Gembrong Prumpung, Jakarta Timur.

Nun di sisi Gerbang Tol Pedati di dekat Jalan By Pass dan Jalan Basuki Rahmat terdapat sekitar 50 kios penjual mainan dari yoyo murah, perlengkapan tulis, mobil balap Tamiya, replika mobil untuk koleksi, hingga boneka Barbie asli tersedia melimpah di kios-kios tersebut.

Deretan kios dan toko berjejer di sana di sepanjang trotoar sehingga hanya menyisakan seruas gang sempit untuk pengunjung. Praktis, dua orang yang berpapasan pasti bersentuhan sehingga tempat tersebut tidak layak disebut ”pasar senggol”.

Pasar senggol di Prumpung tersebut menjadi surga mainan bagi anak-anak ataupun pedagang karena lengkapnya jenis mainan di sana. Mainan yang di mal mewah, seperti Plaza Senayan atau Sogo, dijual hingga setengah juta rupiah atau lebih di tempat itu hanya dijual dengan harga miring pada kisaran Rp 200.000 saja.

Sebut saja koleksi replika mobil mewah merek Maisto dengan skala 1:18 atau 1:24 dihargai kurang dari Rp 100.000 hingga Rp 200.000. Padahal, di pusat perbelanjaan terkemuka di Jakarta harganya bisa mencapai dua kali lipat.

Lebih murah lagi barang dari merek menengah bawah, seperti replika mobil buatan Yat Ming, China. Di toko besar replika mobil tersebut dijual paling murah Rp 150.000, tetapi di Prumpung dijual Rp 65.000 per unit.

Untuk mainan mobil merek Kinsmart juga dijual dengan harga sangat miring, yakni Rp 35.000 sepasang. Di toko besar harganya satu unit bisa mencapai Rp 40.000.

Rachma, kolektor replika mobil yang ditemui di toko Haji Tardjono, mengaku sering meluangkan waktu berburu ”mobil” di Prumpung. Dia sering meluangkan waktu di tempat itu bersama anaknya yang juga penggemar replika mobil.

Tak ketinggalan salah satu ikon yang dijual di pasar ini adalah mainan impian anak perempuan: boneka Barbie. Barbie yang dijual di sini bervariasi dari produksi asli Mattel, Barbie tiruan dari China, hingga boneka mirip Barbie yang lagi-lagi buatan China.

Harganya bervariasi, produk asli dihargai Rp 130.000-an dan yang termurah Rp 15.000. Itu pun masih bisa ditawar jika membeli dalam partai besar. Padahal produk asli di toko-toko besar harganya mencapai Rp 300.000 per unit!

Bahkan, ada beberapa kios yang khusus menjadi butik Barbie, yakni menyediakan pakaian, rumah, dan pelbagai aksesori boneka ikon Amerika itu. Rumah Barbie buatan impor dan lokal juga tersedia di sana.

Dari mainan kelas atas, ada juga mainan sederhana yang banyak dijual di lapak-lapak pedagang depan sekolah. Sebutlah di kios milik Budiman asal Yogya, yoyo plastik, pistol-pistolan, dan sepeda yang ditarik seperti gasing, harganya berkisar Rp 1.000 hingga Rp 4.000 per buah secara eceran. Namun, jika membeli lusinan, harga tersebut bisa turun hingga Rp 700 dan Rp 3.000.

Kalau beli pistol selusin jatuhnya sekitar Rp 3.000. Kalau beli Bajaj Bajuri selusin Rp 17.000 per unit. Beli satuan Rp 25.000, kata Budiman.

Sedangkan perlengkapan olahraga juga dijual murah meriah. Sepasang raket bulu tangkis harganya Rp 25.000, satu dus shuttlecock isi 12 dijual Rp 15.000 dan papan catur ukuran besar Rp 17.000. Sangat murah, karena satu dus shuttlecock buatan lokal pun kini harganya berkisar Rp 30.000 sampai Rp 50.000 di tingkat eceran.

Untuk pelanggan dan kolektor pun dapat dilayani lewat telepon, semisal di toko milik Dasuki di ujung pasar ke arah timur terowongan Jalan Casablanca. Dasuki menjelaskan, pelanggannya yang mengoleksi replika mobil kerap menelepon untuk memberi daftar belanjaan. Tak lupa, setiap muncul katalog baru selalu habis diminta para pelanggan.

Yang ada sekarang tinggal sisa saja Mas. Kalau mau datang akhir pekan setiap Jumat, Sabtu datang barang baru, ujar Dasuki menjelaskan.

Anak-anak pun kulakan

Nyonya Rachma, istri ketua RT 08 RW 01 tempat Pasar Gembrong berada, menjelaskan, puluhan pedagang tersebut sudah memulai usaha sejak krisis moneter mencapai puncaknya tahun 1998. Habis Jakarta kerusuhan, lalu orang mulai berusaha bangun kios di sana. Kemudian berkembang jadi grosir sampai sekarang. Pedagangnya campuran ada orang asli dan pendatang, kata Rachma.

Ketua RW Agus Muslim yang akrab disapa Pak Caplin memang memiliki sebuah kios. Sayang waktu didatangi di kiosnya, Agus sedang tidak berada di tempat. Istri dan keluarganya terlihat sibuk melayani pembeli yang datang silih berganti.

Para pedagang tersebut ada yang memiliki kios dan ada pula yang menyewa. Untuk sebuah kios kecil ukuran 1,5 x 3 meter biasanya disewa pedagang Rp 3 juta per tahun.

Lokasi tersebut memang unik karena menjadi salah satu pusat grosir mainan di luar kawasan Kota-Pancoran-Pasar Pagi. Bahkan, toko-toko di Pasar Jatinegara pun turut mengambil barang dagangan dari Prumpung.

Dari pedagang sampai anak sekolah belanja di sini. Kadang anak-anak belanja ditemani orangtua untuk dijual lagi di sekolahnya, kata Nyonya Siti seorang pemilik kios.

Di Prumpung, anak-anak memang biasa kulakan untuk dijual lagi kepada teman-teman sekolahnya. Distya yang duduk di bangku kelas V sebuah sekolah di Bekasi, misalnya, kerap ditemani orangtuanya kulakan kertas file, alat tulis, bando, ikat dan jepit rambut, serta pernik- pernik lain untuk dijual lagi kepada teman sekolahnya.

Menurut sejumlah pedagang, pembeli mereka berdatangan dari kota-kota di sekitar Jakarta. Bahkan, ada yang dari Cirebon, Tegal, dan Bandar Lampung!

Tak heran kalau usaha berjualan mainan anak-anak ”impor” itu memberi keuntungan lumayan. Haji Tardjono, misalnya, akhirnya menutup Warung Tegalnya untuk jual mainan.

Alhamdulillah, dalam tiga tahun saya bisa pergi haji sama istri. Sekarang terus buka toko mainan saja karena lebih menguntungkan, katanya.

Dagangannya pun bertambah tidak sekadar mainan, melainkan juga perlengkapan olahraga dan alat tulis kantor. Demikian pula sejumlah pedagang lain juga memiliki dagangan lengkap dari mainan hingga alat tulis.

Pasar Senggol Prumpung memang merupakan salah satu potret keuletan wong cilik di Jakarta walau mereka terpaksa memakai lahan trotoar jalan yang mestinya untuk pejalan kaki. Dan, jangan ditanya pula apakah barang dagangan mereka legal atau tidak….

FESTIVAL MAINAN

Setiap minggu, pada Sabtu dan Minggu, majalah Mainan bekerjasama dengan Studio 69 menyelenggarakan Festival di berbagai mall.
Bila anda berminat untuk ikut serta sebagai buyer dalam kegiatan ini, silakan menghubungi Budi Tan di 021. 32398444.