Festival mainan di Surabaya

SURABAYA – Para kolektor mainan bakal menemukan surga dunianya di North Atrium Mal Galaxy. Mulai kemarin (6/6) hingga besok, sebuah ajang Surabaya Toy Festival 2008 diadakan di mal tersebut.

Beragam mainan dipamerkan. Mulai jenis action figure, die cast (mobil mainan), hingga mainan baru, urban toys. Jenis mainan itu mirip action figure. Yang beda hanya bentuknya. Jika action figure murni replika karakter superhero atau sosok terkenal, urban toys lebih mengarah pada desain figure sesuai selera pribadi. Salah satu contohnya, bentuk tokoh kartun Bart Simpson yang didesain dengan kostum tengkorak hitam putih.

“Jadi, bagaimana bentuknya bergantung pada selera sculptor (desainer mainan) yang merancang mainan. Kalau sculptor mau karakternya lebih menakutkan, itu bisa. Mau lebih lucu juga bisa,” ujar Donny H., seorang sculptor.

Festival yang memasuki tahun kedua itu diikuti distributor mainan dan para kolektor yang terbagi dalam 30 stan. Meski ini festival mainan, tapi jangan anggap acara ini hanya ajang main-main untuk anak-anak. Barang yang dipamerkan beragam dengan harga mencapai puluhan juta rupiah. Koleksi-koleksi terbatas di dunia juga ada di situ.

Bagi para kolektor, mereka tak hanya unjuk koleksi. Tapi, mereka sekaligus bisa melakukan transaksi. Untuk menarik minat, peserta festival memamerkan keunikan produk dan koleksi masing-masing dalam berbagai display menawan. Ada yang memajang di etalase khusus, ada juga yang mempertontonkan proses pembuatan.

Selain itu, sejumlah statue (patung) dipamerkan beberapa stan. Mulai tokoh superhero yang tengah naik daun, Iron Man, Superman, Batman, hingga sekelompok mutan, X-Men. Juga ada Statue Doctor Doom yang dipajang di stan Collector’s House. Patung musuh Iron Man tersebut didesain tengah duduk di atas singgasana dengan mengenakan jubah hijau. Di tangannya terdapat sebuah gelas emas penuh ukiran. Replika itu dibanderol Rp 35 juta.

Menurut sang pemilik Harjono, patung tersebut merupakan edisi terbatas. “Ini hanya diproduksi 500 buah di seluruh dunia,” jelas pria yang akrab disapa WW itu.

Sejumlah lomba juga diadakan dalam acara itu. Di antaranya, lomba merangkai robot model (model kit Gundam competition), lomba merancang mainan militer (model kit military contest), lomba diorama, dan lomba die cast custom (modifikasi mobil mainan). “Tahun ini kami juga menambah stan komik, film, dan games baru,” kata Endy Wendar, ketua panitia festival. (ken/ayi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s